Skip to main content

Materi V : Identitas Nasional

  • Pengertian Identitas Nasional
Merupakan suatu jati diri yang khas yang dimiliki oleh suatu bangsa, dan tidak dimiliki oleh bangsa yang lain. Secara garis besar tidak mengacu kepada suatu individu saja, naum juga berlaku kepada suatu organisasi/kelompok masyarakat (Negara).
"Identitas" berasal dari kata Identitu, yang berarti tanda-tanda/ciri-ciri/jati diri yang ada pada seseorang atau kelompok yang membedakannya dengan orang/kelompok lain. Sedangankan "nasional" adalah suatu identitas yang melekat pada kelompok atau organisasi yang lebih besar berkaitan dengan kesamaan fisik, seperti budaya, agama serta bahasa ataupun non fisik seperti cita- cita, keinginan, serta tujuan.

  • Unsur Unsur Identitas Nasional
1. Suku Bangsa
Adalah salah satu dari unsur dalam pembentuk identitas Nasional. Suku merupakan suatu golongan sosial yang khusus yang memiliki sifat askriptif (sudah ada sejak lahir), yang mana hal tersebut sama dengan golongan, umur, dan jenis kelamin. Indonesia memiliki banyak sekali suku bangsa dengan kurang-lebih dari 300 dialek bahasa yang berbeda.

2. Agama
Masyarakat Indonesia dikenal sebagai masyarakat yang agamis (didasarkan pada nilai agama). Indonesia memiliki beberapa agama yang tumbuh serta berkembang yaitu antara lain adalah agama islam, katholik, kristen, budha, serta khong hu cu.

3. Kebudayaan
Indonesia memiliki banyak sekali suku, yang kemudian suku-suku tersebut-pun memiliki berbagai macam kebudayaan yang berbeda. Kebudayaan tersebut kemudian dilakukan secara turun-temurun dan kemudian menjadi suatu identitas yang terjaga sampai sekarang.

4. Bahasa
Selain suku dan budaya, Indonesia juga memiliki berbagai macam bahasa, yang berasalkan dari berbagaimacam suku-suku tersebut. Bahasa-bahasa tersebut kemudian menjadi sarana untuk dapat berinteraksi satu sama lain, namun Indonesia juga memiliki bahasa yang menjadi pemersatu bangsa, atau yang biasa kita kenal sebagai Bahasa Indonesia.

Dari hal-hal diatas dapat kita rumuskan kedalam 3 pembagian, yaitu:
1. Identitas Fundamental : pancasila ialah sebagai filsasat bangsa, dasar negara serta ideologi negara.
2. Identitas Instrumental : adalah baga yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari adalah bahasa indonesia, bendera negara Indonesia adalah merah putih, lambang negara Indonesia adalah Garuda, kemudian pancasila dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika, lagu kebangsaan Indonesia adalah Indonesia Raya.
3. Identitas Alamiah : Meliputi negara kepualauan serta pluralisme didalam suku, budaya, bahasa serta agama dan juga kepercayaan.

Comments

Popular posts from this blog

Materi III : Demokrasi di Indonesia

Pengertian Demokrasi Secara umum adalah suatu bentuk atau sistem pemerintahan dimana seluruh rakyat turut serta memerintah melalui wakil-wakilnya. Atau yang sering kita kenal dengan "dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat". Pengakuan resmi bahwa Indonesia adalah negara demokrasi terdapat pada: 1. UUD 1945 Pasal 1 ayat 2 yang berbunyi "Kedaulatan berada di tangan rakyat dan dilaksanakan menurut Undang-Undang Dasar." 2.Pancasila, sila ke-4 yang berbunyi "Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan." Pelaksanaan Demokrasi di Indonesia Sejak Indonesia merdeka, Negara ini pernah melaksanakan tiga macam demokrasi yaitu Liberal, Terpemimpin, dan Pancasila. Demokrasi Liberal Pada tahun (1950-1959). Demokrasi liberal atau parlementer adalah suatu sistem pemerintahan dimana menteri diajukan oleh parlemen (DPR) dan bertanggung jawab kepada parlemen (DPR). Dalam sistem parlementer ini, kepada ...

Materi II : Integrasi Bangsa

Integrasi adalah suatu usaha dan proses dalam mempersatukan perbedaan yang ada dalam sebuah Negara sehingga akan tercipta keserasian dan keselarasan secara Nasional, demi mewujudkan suatu negara yang rukun, aman dan damai. Integrasi bangsa berarti bersatunya penduduk, masyarakat dari berbagai golongan untuk melakukan sebuah tujuan/misi tertentu. Dimana tujuan tersebut haruslah merupakan suatu hal yang positif dan bermanfaat bagi seluruh bangsa  Integrasi bangsa sangat diperlukan sekali untuk diwujudkan dan diterapkan dalam kehidupan sosial di Negara Indonesia. Karena pada dasarnya Indonesia adalah sebuah negara kepuluan yang memiliki berbagai macam suku,golongan,agama,bahasa, dan budaya yang berbeda-beda. Dengan mewujudkan integrasi bangsa maka Indonesia mampu menjadi satu kesatuan yang solid tanpa adanya permusuhan yang didasari oleh suatu perbedaan. Faktor-faktor Pendorong Integrasi : Faktor sejarah yang menimbulkan rasa seperjuangan. Keinginan untuk bersatu...

Materi VI : Hak dan Kewajiban Warga Negara Indonesia

Hak adalah segala sesuatu yang pantas untuk kita dapatkan atas usaha yang telah kita lakukan/berikan. Kemudian, kewajiban adalah hal-hal yang seharusnya kita lakukan-berikan guna mendapatkan hak. Kedua hal tersebut tentunya saling berkaitan dan tidak dapat dipisahkan. Namun, di Indonesia saat ini masih kerap terjadi ke-tidak seimbangan antara hak dan kewajiban. Dapat dilihat masih adanya kesenjangan sosial, dimana masih banyak warga negara Indonesia yang tidak bisa merasakan kesejahteraan dalam hidupnya. Hal tersebut bisa saja terjadi karena adanya kerusakan pada sistem kesetaraan antara hak dan kewajiban. Sebagai contoh, dapat dilihat beberapa kali buruh ber-demo untuk memperjuangkan hak-hak mereka yang tidak diberikan, seperti upah,dll. Begitupun sebaliknya, terkadang terjadi dimana seseorang selalu mementingkan haknya tanpa menjalani hal yang menjadi kewajibannya. Sebagaimana telah ditetapkan dalam pasal 28 UUD 1945, dikatakan bahwa hak warga negara dan penduduk untuk berserik...